open access

Abstract

Pendahuluan : salah satu parameter adekuasi tindakan hemodialisis adalah Rasio Reduksi Ureum (RRU). Nilai dari RRU sangat tergantung pada aliran cairan dialysate, Quick blood (Qb), jenis dan bahan dialyzer. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh quick blood (qb) terhadap rasio reduksi ureum (rru) pada pasien chronic kidney disease yang menjalani hemodialisis reguler di Ruang Hemodialisa RSUD Nganjuk.

Metode : desain dalam penelitian ini adalah quasy experiment. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 17-30 Juni 2014. Populasi sebanyak 61 pasien. Sampling menggunakan Purposive Sampling. Sampel sebanyak 20 pasien yang dibagi 2 kelompok, Kelompok kontrol dengan Quick blood (Qb)<200ml/menit dan kelompok intervensi dengan Quick blood (Qb) ≥ 200ml/menit.. Variabel independen dengan Quick blood (Qb) dan dependen Rasio Reduksi Ureum (RRU). Analisis statistik menggunakan T-test dengan taraf signifikasi 0,05.

Hasil : rasio reduksi ureum kelompok control dengan quick blood < 200 ml/menit menunjukkan bahwa tiap poin RRU memiliki frekuensi yang sama yaitu masing-masing 1 responden (10%) dengan nilai mean = 57.3610 (36.56 - 63.87), sedangkan
dengan quick blood ≥ 200 ml/menit menunjukkan tiap poin RRU memiliki frekuensi yang sama yaitu masing-masing 1 responden (10%) dengan nilai mean = 71.2350 (66.47 - 77.23). Didapatkan nilai p value= 0,001 dengan α = 0,05, sehingga Ha diterima. Diskusi : dapat disimpulkan ada pengaruh quick blood terhadap rasio reduksi ureum pada pasien chronic kidney disease yang menjalani hemodialysis reguler di Ruang Hemodialisa RSUD Nganjuk. Hasil penelitian menunjukkan dengan Qb yang lebih cepat akan menghasilkan RRU yang lebih baik. Hal ini dikarenakan darah yang akan dibersihkan menjadi lebih banyak.

Kata kunci : quick blood,rasio reduksi ureum,chronic kidney disease, hemodialisis reguler